megaswaranews.com, Kota Bogor — Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, berencana menutup perlintasan sebidang kereta api di Jalan MA Salmun. Pemkot Bogor menyiapkan pembangunan jembatan sebagai akses pengganti bagi warga yang selama ini menggunakan perlintasan tersebut.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan pemerintah menargetkan penutupan perlintasan sebidang itu terealisasi pada tahun ini. Pemkot Bogor akan membangun jembatan yang dapat digunakan pejalan kaki dan pengendara sepeda motor.
Rencana penutupan perlintasan tersebut menindaklanjuti surat Menteri Perhubungan terkait peningkatan keselamatan perjalanan kereta api. Pemerintah ingin mengurangi risiko kecelakaan yang dapat terjadi di perlintasan sebidang.
Pemkot Bogor akan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menyiapkan desain dan pembangunan jembatan pengganti. Koordinasi ini penting agar akses baru tersebut selaras dengan rencana pengembangan kawasan Stasiun Bogor.
Dedie mengatakan Pemkot Bogor juga ingin menyinkronkan pembangunan jembatan dengan rencana revitalisasi Stasiun Bogor serta penataan kawasan di sekitarnya. Dengan begitu, pembangunan akses baru tidak berdiri sendiri dan dapat mendukung penataan transportasi kawasan secara keseluruhan.
Selain Jalan MA Salmun, Pemkot Bogor juga menyiapkan kelanjutan penataan sejumlah ruas jalan di kawasan pusat kota. Penataan Jalan Mayor Oking dan Jalan Kapten Muslihat direncanakan berlanjut pada tahun depan.
Pemkot Bogor berharap integrasi antara penutupan perlintasan, pembangunan jembatan, revitalisasi stasiun, dan penataan kawasan dapat meningkatkan keselamatan sekaligus memperbaiki konektivitas masyarakat di pusat Kota Bogor.
(wawan)















