megaswaranews.com, bogor – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor menonaktifkan sementara dua bus stop Biskita Trans Pakuan di jalur Tajur. Kebijakan ini diambil setelah puluhan sopir dan pemilik angkot Trayek 21 menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dishub Kota Bogor.
Dua bus stop yang dinonaktifkan berada di kawasan Wangun dan depan Mall Boxies. Para sopir menilai keberadaan bus stop tersebut mengurangi jumlah penumpang angkot sehingga pendapatan mereka terus menurun.
Sebelumnya, para sopir membawa armada angkot dan memarkirkannya di sekitar Kantor Dishub sebagai bentuk protes. Mereka meminta pemerintah mengevaluasi operasional bus stop Biskita di jalur Tajur.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dodi Wahyudin, mengatakan keputusan menonaktifkan sementara dua bus stop merupakan hasil dialog antara pemerintah dan perwakilan sopir angkot.
Menurutnya, kebijakan tersebut bersifat sementara sambil Dishub melakukan evaluasi terhadap operasional Biskita Trans Pakuan di koridor Tajur.
(wawan)















