megaswaranews.com, PAMIJAHAN – Kondisi memprihatinkan kembali melanda lingkungan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pamijahan, Kabupaten Bogor. Lokasi sekolah ini dilaporkan mengalami peristiwa tanah longsor untuk kedua kalinya, yang kini mengakibatkan kerusakan serius pada struktur tebing penahan tanah serta pagar pembatas lingkungan sekolah.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto, Kondisi tersebut telah ditinjau secara langsung oleh berbagai pihak guna melihat tingkat kerusakan dan risiko yang ditimbulkan. Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi warga sekolah, orang tua peserta didik, maupun masyarakat sekitar, mengingat lokasi longsor berada tepat di area yang menjadi batas lingkungan sekolah. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan bencana serupa akan kembali terjadi dan membahayakan keselamatan seluruh warga sekolah. Minggu (28/6/2026)
“Peristiwa longsor yang sudah terjadi dua kali ini tentu menjadi keprihatinan kita bersama. Keselamatan dan kenyamanan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar merupakan prioritas utama yang harus terjamin. Kerusakan yang terjadi pada tebing dan pagar sekolah saat ini menimbulkan risiko yang mengancam keamanan lingkungan pendidikan,” ungkap Wasto
Hingga saat ini, kerusakan yang terlihat cukup nyata, mulai dari tanah yang runtuh hingga struktur pagar dan bangunan penahan tanah yang retak bahkan bergeser. Curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu belakangan ini diduga menjadi pemicu utama melemahnya struktur tanah di lokasi tersebut. Warga sekolah mengaku cemas, apalagi tebing tersebut berdiri cukup dekat dengan ruang-ruang kegiatan siswa.
Selama ini, SMAN 1 Pamijahan menjadi salah satu pusat pendidikan andalan di wilayah Kecamatan Pamijahan yang menampung ratusan peserta didik dari berbagai desa sekitar. Keberlangsungan proses pendidikan tidak boleh terganggu oleh kondisi lingkungan yang tidak aman.
Kami berharap adanya perhatian khusus serta tindak lanjut yang segera dan nyata dari instansi terkait, baik itu Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Penanganan yang menyeluruh harus dilakukan secepat mungkin guna mencegah risiko kerusakan yang lebih parah maupun hal terburuk yang tidak diinginkan.
“Kami berharap perbaikan dan penanganan dapat segera dilakukan. Hal ini penting agar aktivitas pendidikan di SMAN 1 Pamijahan dapat terus berjalan dengan aman, tenang, dan optimal bagi seluruh warga sekolah,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait jadwal perbaikan maupun penanganan darurat yang akan dilakukan pihak berwenang. Warga sekolah dan masyarakat terus berharap masalah ini menjadi perhatian agar segera dicarikan solusi yang tepat dan berkelanjutan.(*)













