megaswaranews.com, CIBUNGBULANG, KABUPATEN BOGOR — Belum lama Proyek Strategis Nasional Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang diresmikan, muncul keresahan warga yang disuarakan melalui aksi unjuk rasa. Massa meminta pengembang PT Zhejiang Weiming Environment Protection Co (PT Weiming Grup) agar lebih melibatkan masyarakat sekitar dalam seluruh tahap pembangunan proyek tersebut.
Bella Akbar, Koordinator Aksi sekaligus Pentolan KNPI Kecamatan Cibungbulang, menyampaikan bahwa selama tahap persiapan pembangunan, pihak pengembang belum banyak melibatkan warga setempat. Keresahan ini muncul terutama terkait kesempatan kerja dan keterlibatan warga dalam proyek skala besar itu. Senin (12/10/2026)
“Alhamdulillah mediasi berjalan lancar dan telah menghasilkan kesepakatan awal. Kita akan mengawal proyek ini bersama‑sama agar benar‑benar membawa kesejahteraan bagi warga Kecamatan Cibungbulang,” ujar Bella Akbar.
Dalam hasil audensi dengan pihak pengembang, disepakati untuk memberikan kesempatan kerja bagi pekerja lokal dari tiga desa di sekitar lokasi proyek. Namun kesepakatan tersebut masih menunggu persetujuan resmi dari jajaran direksi PT Weiming.
Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan ungkapan keresahan murni warga, yang berharap bisa ikut terlibat dan merasakan manfaat dari proyek yang ada di wilayah mereka. Saat ini proyek masih berada pada tahap pembangunan, sebelum nantinya beroperasi secara penuh.
“Mari kita kawal bersama pembangunan ini agar berjalan dengan benar. Ke depannya proyek ini seharusnya membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar,” ajak Bella Akbar. (manabd)














