megaswaranews.com, CIOMAS, BOGOR — Pemerintah Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mulai membangun penahan tebing menggunakan kawat bronjong di Kampung Ciherang Kidul, RT 01/02. Pembangunan ini menelan anggaran sebesar Rp507.360.000 yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Pedesaan Kabupaten Bogor. Senin (2/11/2026)
Pekerjaan ini mencakup pemasangan bronjong di bantaran Sungai Ciapus sepanjang 150 meter, bertujuan menahan gerusan arus yang terus mengikis tebing pemukiman warga.
Kepala Desa Laladon, Rusmin, menjelaskan bahwa masalah longsor di lokasi ini sudah berlangsung lama. “Longsor pertama kali terjadi pada tahun 2024. Saat itu usulan penanganan sudah diajukan namun belum terealisasi. Pada tahun 2026, longsor kembali terjadi di lokasi yang sama, semakin mendekatkan jarak tepi sungai ke rumah-rumah warga,” ungkapnya.
Kini jarak tepi sungai ke pemukiman warga tinggal kurang dari 1 meter. Sebanyak 12 rumah atau sekitar 25 Kepala Keluarga berada dalam ancaman bahaya yang terus-menerus. “Warga setiap kali hujan deras pasti cemas. Rumah semakin terancam. Alhamdulillah, berkat dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto, akhirnya penanganan bisa dilaksanakan. Harapannya, dengan adanya bronjong ini, warga tidak perlu lagi was-was terjadinya longsor,” ujar Rusmin.
Pembangunan bronjong di bantaran Sungai Ciapus telah melalui proses koordinasi dan perizinan dengan DPU Kabupaten Bogor serta Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane. Hasil peninjauan menyatakan penanganan ini layak dan mendesak untuk segera dilaksanakan, guna melindungi puluhan rumah warga dari bahaya gerusan arus dan longsor, terutama saat musim penghujan tiba. (manabd)














