megaswaranews.com, Megamemdung Bogor -Isak tangis dan suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman Dini Hardiyanti (30) dan putranya, Arshaka Ghafa (4), di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Ibu dan anak yang menjadi korban pembunuhan di Madiun, Jawa Timur, tersebut dimakamkan dalam satu liang lahat atas permintaan pihak keluarga.
Usai dishalatkan di rumah duka, kedua jenazah langsung dibawakan ke tempat pemakaman umum yang berlokasi tak jauh dari kediaman keluarga korban di Megamendung.
Pihak keluarga tak mampu menyembunyikan duka mendalam saat melepas kepergian korban. Kakak korban, Rismono, mengenang sosok almarhumah sebagai pribadi yang sangat baik semasa hidupnya.
“Semasa hidupnya korban dikenal sebagai sosok yang baik,” ujar Rismono di lokasi pemakaman, Megamendung, Jumat (6/11/2026).
Atas kejahatan keji yang merenggut nyawa adik dan keponakannya tersebut, Rismono beserta keluarga menegaskan agar terduga pelaku—yang diduga merupakan suami siri korban—diberikan hukuman seberat-beratnya.
“Keluarga meminta agar pelaku dijatuhi hukuman setimpal, termasuk tuntutan hukuman mati,” tegasnya.
Saat ini penanganan kasus pembunuhan tersebut terus bergulir oleh pihak kepolisian untuk mengusut tuntas motif serta menangani proses hukum terhadap pelaku. (Wawan.S)















