megaswaranews.com, Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di tengah masa peralihan musim.
Beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi baru saja mengalami kejadian kebakaran, salah satunya di Desa Citamiang, Kecamatan Kadudampit, pada Selasa, 3 November 2026.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik untuk membuka lahan maupun membakar sampah. Pasalnya, kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat meluas dan berpotensi menjalar ke kawasan hutan hingga permukiman warga.
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menyampaikan bahwa terdapat beberapa titik kebakaran yang terjadi selama musim kemarau, antara lain di wilayah Cikembar dan Kadudampit. Sebagian kebakaran diduga terjadi secara alami, sementara sebagian lainnya disinyalir akibat ulah manusia. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sengaja yang dapat memicu kebakaran lebih besar dan membahayakan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi terus siaga merespons laporan kebakaran yang masuk setiap hari agar setiap kejadian, termasuk kebakaran hutan dan lahan, dapat segera ditangani.
Menghadapi masa peralihan musim, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga telah menggelar apel kesiapsiagaan Forum Kesiapsiagaan Bencana. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana.
Perlu diketahui, Kabupaten Sukabumi yang terdiri dari 39 kecamatan memiliki beragam potensi bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, pergerakan tanah, hingga kebakaran hutan dan lahan. Kesiapsiagaan seluruh pihak — baik pemerintah, petugas, maupun masyarakat — menjadi kunci penting dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana. Diharapkan kesadaran menjaga lingkungan dan peningkatan kewaspadaan dapat meminimalkan risiko serta dampak bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi. (M. Ujang Heryaman)















