megaswaranews.com, DRAMAGA, KABUPATEN BOGOR — Polres Bogor resmi menindaklanjuti kasus dugaan keracunan masal yang menimpa ratusan siswa di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Selasa (27/10/2026). Guna memperlancar proses penyelidikan, dua sekolah yang terdampak yaitu SMP Negeri 1 Dramaga dan SMP Negeri 2 Dramaga diliburkan selama dua hari ke depan dengan sistem pembelajaran jarak jauh atau daring.
Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menjelaskan bahwa sampel makanan terkait insiden ini telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Sampel sudah dikirim ke laboratorium daerah Bogor dan kita menunggu hasil dari sana. Kami juga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membahas langkah tindak lanjut berdasarkan hasil laboratorium tersebut,” ujarnya.
Pihak kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait penanganan Satuan Pelaksana Penyediaan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kami akan tetap berkoordinasi terkait penanganan SPPG. Rencana besok kami akan berdiskusi dengan Korwil Bogor bersama Bapak Bupati mengenai pengawasan dan penjaminan keamanan pangan dari SPPG yang beroperasi di Kabupaten Bogor,” tegas Kapolres.
Kebijakan peliburan sekolah dan penerapan sistem belajar jarak jauh selama dua hari ke depan telah disampaikan oleh Bupati Bogor guna memudahkan proses investigasi di lingkungan sekolah.
“Bapak Bupati telah menyampaikan bahwa dua hari ke depan diberlakukan pembelajaran jarak jauh di rumah untuk kedua sekolah tersebut,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor dan Polres Bogor berkomitmen menangani kasus ini secara transparan dan menyeluruh demi memastikan keamanan dan keselamatan program pemberian makanan bergizi bagi para siswa di masa mendatang. (manabd)















