megaswaranews.com, KOTA BOGOR – Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Raya Tajur, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, kembali mengalami longsor pada Rabu (21/10/2026). Menyikapi kejadian tersebut, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Muarasari turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi dan proses penanganan longsor.
Ketua LPM Muarasari, Ratno, bersama pihaknya meninjau lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik. LPM menilai kontraktor telah merespons kejadian tersebut dengan cukup cepat.
Ratno mengatakan, monitoring tersebut bertujuan untuk memastikan penanganan longsor tidak menimbulkan dampak lanjutan, terutama terhadap kelancaran arus lalu lintas di Jalan Raya Tajur.
“Melakukan monitoring, prinsip saya bagaimana penanganannya. Seandainya salah, itu akan berdampak terhadap kemacetan. Untuk itu, ketika kita lihat di lapangan, penanganannya sudah bagus. Kami berharap agar lebih cepat lagi agar tidak menimbulkan kemacetan,” ujar Ratno.
Menurut LPM Muarasari, lokasi TPT yang berada di jalur utama menjadi perhatian karena aktivitas perbaikan berpotensi mengganggu arus kendaraan apabila penanganannya tidak berjalan optimal.
LPM Muarasari berharap kontraktor dapat mempercepat penanganan longsor sekaligus menyelesaikan pembangunan TPT sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keamanan lingkungan sekitar serta mencegah gangguan lalu lintas di Jalan Raya Tajur.
(WAWAN)















