megaswaranews.com, BOGOR – Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Pakansari melalui tata kelola profesional, pendampingan berkelanjutan, dan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal. Langkah tersebut diharapkan menjadikan koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang pasar bagi produk lokal.
Arahan tersebut disampaikan Ade Ruhandi saat memberikan pembinaan kepada pengurus KDKMP Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (16/10/2026).
Menurutnya, koperasi yang dikelola dengan baik tidak hanya berfungsi sebagai tempat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang usaha, memperluas pemasaran produk masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Karena itu, pengembangan KDKMP perlu didukung pengelolaan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada keberlanjutan usaha. Pendampingan kepada pengurus juga diperlukan agar koperasi mampu mengembangkan kegiatan bisnis sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi ekonomi setempat.
Penguatan tersebut menjadi penting seiring perkembangan KDKMP Pakansari yang mulai menjalankan kegiatan usaha. Radar Bogor melaporkan pada 15 Oktober 2026 bahwa gerai koperasi tersebut mencatat omzet penjualan rata-rata sekitar Rp2 juta per hari. Gerai itu mulai beroperasi pada 5 Agustus 2026 dengan menyediakan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat.
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran potensi pengembangan koperasi di tingkat kelurahan. Namun, keberlanjutan usaha tetap membutuhkan ketersediaan barang yang memadai, pelayanan yang baik, serta pengelolaan keuangan dan usaha yang sehat.
Ade Ruhandi juga mendorong agar KDKMP tidak hanya berfokus pada penjualan produk dari luar wilayah, tetapi turut memberikan ruang bagi hasil pertanian, peternakan, dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk dipasarkan melalui koperasi.
Melalui kemitraan dengan pelaku usaha setempat, koperasi berpeluang menjadi penghubung antara produsen lokal dan konsumen. Dengan demikian, perputaran ekonomi dapat berlangsung di lingkungan masyarakat sekaligus membantu memperluas jangkauan pemasaran produk unggulan daerah.
Arah pengembangan tersebut sejalan dengan tujuan KDKMP sebagai wadah ekonomi berbasis gotong royong dan kekeluargaan. Portal resmi KDKMP Kabupaten Bogor mencatat cakupan program ini meliputi 416 desa dan 19 kelurahan, sehingga memiliki potensi besar untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.
Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen mengawal pengembangan KDKMP agar tidak berhenti pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga memastikan koperasi dapat beroperasi, berkembang, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui pendampingan berkelanjutan, penguatan tata kelola, dan perluasan kemitraan usaha, KDKMP diharapkan mampu tumbuh mandiri dan produktif. Keberhasilan koperasi nantinya tidak hanya dilihat dari aktivitas transaksi, tetapi juga dari kemampuannya memberikan manfaat bagi anggota, membuka peluang usaha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Dengan pengelolaan yang baik dan partisipasi masyarakat, KDKMP Pakansari diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi di Kabupaten Bogor sekaligus menjadi ruang pemasaran bagi produk-produk lokal. (Edwin S)















