megaswaranews.com, CIBUNGBULANG, KABUPATEN BOGOR — Menyusul laporan lonjakan kasus HIV‑AIDS di wilayah Kecamatan Cibungbulang, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Wasto menyampaikan pandangan terkait perlunya penanganan yang lebih terpadu, terukur, dan berkelanjutan dari jajaran pemerintah.
Saat di hubungi melalui seluluernya, Wasto menyatakan bahwa penanganan masalah ini tidak boleh bersifat mendadak hanya setelah muncul pemberitaan di media. Kamis (15/10/2026)
“Benar, penanganan HIV‑AIDS harus terpadu, pemantauan dan evaluasinya juga harus terukur dan berkelanjutan. Komando utamanya ada di pemerintah,” ujar Wasto
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah sudah memiliki Surat Edaran Bupati terkait penanganan penyakit sosial yang dapat dipergunakan sebagai acuan sosialisasi dan pencegahan di tingkat kecamatan hingga desa. Menurutnya, pengawasan di tingkat kecamatan masih perlu ditingkatkan, karena selama ini gerakan penanganan baru tampak bergerak setelah isu ramai di publik.
“Kita melihat ada yang tadinya berjalan lambat, baru bergerak setelah ada perhatian media dan masyarakat. Kita ambil sisi positifnya, tapi ke depannya evaluasi harus terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan hingga ke tingkat puskesmas,” tegasnya.
Wasto juga menjelaskan bahwa isu ini akan dibahas dalam rapat paripurna bersama pihak eksekutif dan legislatif setelah masa reses. Pihak Komisi IV juga akan mengagendakan rapat kerja khusus untuk menyusun langkah‑langkah pencegahan yang lebih terarah di wilayah Dapil IV.
“Kita bangun kesadaran bersama, agar upaya pencegahan dan penanganan dapat berjalan secara menyeluruh di seluruh wilayah,” tutupnya. (manabd)















