megaswaranews.com, CIAMPEA, KABUPATEN BOGOR — Pemerintah Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, secara resmi merealisasikan program unggulan Dayeuh Pajajaran Tahun Anggaran 2026. Fokus pembangunan tahap pertama ini sepenuhnya dilaksanakan di Kampung Ciampea Ilir, RW 06, dengan dua kegiatan utama yang menyentuh langsung kenyamanan dan kebersihan lingkungan warga. Selasa (6/10/2026)
Berdasarkan papan kegiatan yang terpasang di lokasi, program ini dibiayai sepenuhnya dari APBD Kabupaten Bogor, dengan pelaksanaan yang melibatkan langsung Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Tegalwaru bersama masyarakat setempat.
Dua Kegiatan Utama, Anggaran Capai Rp 300 Juta
Dana yang digelontorkan terbagi menjadi dua komponen pekerjaan:
– Penataan Wilayah: Rp 200.000.000 (termasuk pajak)
– Pengelolaan Sampah: Rp 100.000.000 (termasuk pajak)
Penataan wilayah mencakup pembangunan taman dinas, Tembok Penahan Tanah (TPT), serta saluran drainase sepanjang kurang lebih 430 meter guna melancarkan aliran air dan mencegah genangan. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong, melibatkan sekitar 12 warga dalam pelaksanaannya. Selain di RW 06, pekerjaan serupa juga akan menyasar titik lain di RW 04 dengan panjang sekitar 100 meter, sehingga manfaatnya merata dirasakan warga.
Kepala Desa Tegalwaru, Hj. Nunung Nuriyah, menyampaikan bahwa program Dayeuh Pajajaran ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menyeluruh menata lingkungan agar lebih rapi, asri, dan sehat.
“Kami sedang membangun tatanan wilayah, khususnya di RW 06. Di sini kami bangun taman dinas, tembok penahan tanah, dan saluran drainase agar air mengalir lancar. Selama ini sudah lama kami perhatikan, saluran air perlu diperbaiki agar tidak menggenang,” ujar Hj. Nunung Nuriyah.
Ia menambahkan, keterlibatan warga sejak awal pengerjaan menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Panjang penataan di RW 06 mencapai 430 meter, dan di RW 04 sekitar 100 meter. Dikerjakan bersama warga, sekitar 12 orang turut membantu. Semangat gotong royong ini yang ingin kami pertahankan,” ungkapnya.
Selain infrastruktur fisik, pengelolaan sampah menjadi fokus penting agar lingkungan tetap bersih dan sehat.
“Pengelolaan sampah kami alokasikan Rp 100 juta. Ini agar warga sadar menjaga kebersihan, sampah dikelola dengan tertib, tidak dibuang sembarangan. Lingkungan bersih, hidup pun sehat,” tegas Hj. Nunung.
Dengan selesainya program ini, diharapkan Kampung Ciampea Ilir dan seluruh wilayah Desa Tegalwaru semakin tertata, bersih, dan menjadi kebanggaan warga. Kepala Desa berharap seluruh warga ikut menjaga hasil pembangunan ini agar tetap awet dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
“Dana ini dari APBD Kabupaten Bogor, kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten. Tugas kami sekarang adalah menjaga bersama. Hasil pembangunan ini milik kita semua, rawatlah sebaik-baiknya,” pesan Hj. Nunung Nuriyah. (manabd)















