megaswaranewa.com,PAMIJAHAN, KABUPATEN BOGOR — Derasnya luapan air Sungai Cikuluwung membawa dampak nyata bagi kawasan wisata di Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan. Sebagian lahan dan bangunan Caffe Tubing yang berada tepat di tepi sungai diterjang banjir bandang pada Minggu (04/10/2026) sore, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Aliran air yang naik dengan cepat menyapu area bangunan yang memakan bibir sungai, memicu kekhawatiran sekaligus memacu upaya evakuasi pengunjung ke tempat yang lebih aman.
Kepala Desa Ciasihan, Lilih, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa posisi lahan bagian bawah lokasi wisata memang sejajar dengan aliran sungai, sehingga saat debit air naik, area tersebut langsung terdampak.
“Betul, memang datarannya yang bagian bawah bisa dikatakan sejajar dengan sungai,” ujar Lilih saat dikonfirmasi, Senin (05/10/2026).
Berkat kesiapsiagaan dan waktu terjadinya yang sudah mendekati sore, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengunjung sebagian besar berada di area lokasi yang lebih tinggi, sementara area bawah yang terdampak banyak digunakan sebagai lahan kebun.
“Kerugiannya relatif sedikit. Pengunjung kan berada di bagian atas. Bagian bawah itu kebun, dan karena sudah sore, tidak ada warga maupun pengunjung yang berada di sana,” jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menyoroti hal penting: bangunan yang mempersempit alur Sungai Cikuluwung dinilai berisiko dan dapat membahayakan warga serta wisatawan jika dibiarkan. Pemerintah Desa Ciasihan pun akan meninjau kembali tata letak bangunan di tepi sungai demi menjaga keselamatan bersama, terutama saat musim hujan tiba. (manabd)















