megaswaranews.com, DRAMAGA, KABUPATEN BOGOR — Pemerintahan Desa Sukadamai berkomitmen penuh membangun dan menata seluruh wilayah secara merata, memastikan tidak ada satu pun dusun, kampung, atau warga yang tertinggal atau terisolir. Seluruh potensi yang dimiliki desa digali dan dikembangkan demi kemaslahatan seluruh warga.
Kepala Desa Sukadamai, H. Pepen Supendi, menegaskan bahwa pihaknya senantiasa menyusun, melengkapi, dan menyampaikan data-data kebutuhan pembangunan secara akurat dan transparan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Pemerintah Pusat. Hal ini dilakukan agar setiap program dan anggaran yang masuk tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Senin (5/10/2026)
Para pekerja sedang membangun tembok penahan tanah (foto: manabd)
REALISASI BANTUAN AKSELERASI TAHAP PERTAMA 2026
Pembangunan di Desa Sukadamai kini semakin nyata berkat pencairan Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan Tahap Pertama Tahun 2026. Anggaran tersebut terealisasi dalam dua kelompok program, yaitu program wajib serta program pilihan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Selain melaksanakan program wajib berupa pengembangan kawasan Dayeuh Pajajaran dan program unggulan “Satu Desa Satu Sarjana”, Pemerintah Desa Sukadamai juga merealisasikan pembangunan fisik yang sangat dinantikan warga.
Di antaranya adalah pembangunan betonisasi jalan lingkungan di Kampung Kuripan, tepatnya di RT 002–RT 003 RW 005, yang kini dikerjakan guna memperlancar akses warga. Tak hanya itu, turut dibangun pula Tembok Penahan Tanah (TPT) di sepanjang jalan lingkungan tersebut untuk menjaga kestabilan tanah sekaligus mencegah bahaya longsor, terutama saat musim hujan tiba.
Kepala Desa Sukadamai di dampingi Sekdes turun langsung memantau pembangunan TPT (foto:manabd)
PESAN TULUS: MARI JAGA DAN RAWAT BERSAMA
Di tengah gencarnya realisasi pembangunan, H. Pepen menyampaikan permohonan tulus yang menyentuh hati seluruh warga. Setiap jalan, tembok penahan tanah, saluran air, dan fasilitas yang telah selesai dibangun, memerlukan kepedulian dan perawatan bersama agar tetap awet dan bermanfaat.
“Kepada masyarakat, kami selaku Pemerintahan Desa Sukadamai selalu berupaya dan berusaha membangun serta menata wilayah secara merata, tidak ada yang terisolir. Seluruh potensi yang ada kami kembangkan. Kewajiban kami menyampaikan data kepada Pemerintah Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat,” ujar H. Pepen Supendi.
Ia memohon dengan sangat, agar setelah fasilitas selesai dibangun, seluruh warga ikut menjaganya sebaik-baiknya.
“Kami kembali kepada masyarakat, intinya kami memohon dengan sangat: setelah selesai dibangun, tolong dirawat sebaik-baiknya. Dijaga kebersihannya, diperhatikan saluran-salurannya. Jangan sampai pada akhirnya rusak. Bukan hanya kepada warga, tapi kepada kita semua—termasuk kami di pemerintahan. Intinya, marilah kita peduli bersama,” pesannya dengan nada haru.
UCAPAN TERIMA KASIH KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN
H. Pepen juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Bogor beserta Wakil Bupati, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor. Atas perhatian dan dukungan tersebut, anggaran akselerasi pembangunan dapat direalisasikan untuk kepentingan masyarakat luas.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bogor, serta DPMD yang telah menyalurkan dan merealisasikan anggaran akselerasi tersebut demi kepentingan masyarakat banyak. Mudah-mudahan ke depannya kami dapat terus merealisasikan pembangunan dan dapat mempertanggungjawabkannya sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Pembangunan yang merata, gotong royong, dan kepedulian menjaga hasil karya bersama menjadi kunci Desa Sukadamai menuju lingkungan yang lebih maju, bersih, aman, dan sejahtera. (manabd)















