megaswaranews.com, SUKABUMI — Peringatan Hari Tani Nasional ke-66 di Kabupaten Sukabumi menjadi momentum bagi para petani menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan agraria dan penguatan kelembagaan petani.
Ratusan kader Serikat Petani Indonesia (SPI) Cabang Sukabumi mengikuti kegiatan yang berlangsung di Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPC SPI Kabupaten Sukabumi Rojak Daud dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman bersama jajaran pemerintah daerah.
Dalam peringatan tersebut, SPI mendorong pemerintah memperkuat kemitraan dengan petani dan mencari solusi terhadap persoalan yang masih mereka hadapi di lapangan.
Petani Soroti Persoalan Agraria
Ketua DPC SPI Kabupaten Sukabumi, Rojak Daud, mengatakan persoalan agraria dan peningkatan kesejahteraan petani masih menjadi perhatian utama.
Rojak juga mengajak para petani menjaga kekompakan dan terus memperjuangkan kepentingan mereka di tengah perubahan kebijakan yang berkaitan dengan sektor pertanian dan agraria.
“Untuk para petani, hari ini kita mengajak anggota kita bahwa tetap berada, walaupun ada harapan, melawan undang-undang baru. Tetapi kita jangan hanya terbuai dengan itu, tetap menjaga warisan, tetap kompak untuk terus melawan,” ujar Rojak.
Menurut Rojak, petani perlu memahami dan memperjuangkan kepentingan mereka agar berbagai aturan yang berkaitan dengan kehidupan petani dapat berjalan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pemkab Sukabumi Buka Ruang Dialog
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, mengatakan pemerintah daerah membuka ruang dialog bersama petani untuk membahas dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Ade menyampaikan pemerintah daerah juga mendukung penguatan kelembagaan petani, termasuk melalui pengembangan koperasi dan upaya penyelesaian persoalan agraria sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurut Ade, penguatan organisasi dan kelembagaan petani dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan petani.
Peringatan Hari Tani Nasional ke-66 tersebut menjadi ruang dialog antara petani dan pemerintah daerah. Kedua pihak mendorong komunikasi dan kolaborasi untuk membahas persoalan agraria serta berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan kehidupan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Sukabumi.
(Iqbal Bakar)















