megaswaranews.com, SUKABUMI – Bupati Sukabumi Asep Japar membuka Festival Tanaman Bonsai yang digelar Komunitas Rumah Bonsai di Alun-Alun Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (19/9/2026).
Komunitas Rumah Bonsai menggelar festival tersebut selama 10 hari, mulai 14 hingga 23 September 2026. Sebanyak 270 tanaman bonsai dari berbagai daerah mengikuti pameran tersebut.
Pengunjung dapat melihat beragam jenis bonsai dengan bentuk dan karakter yang berbeda. Festival ini juga mempertemukan para pecinta bonsai untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan mengenai perawatan serta teknik membentuk tanaman.
Sejumlah bonsai yang tampil dalam festival memiliki nilai ekonomi tinggi. Panitia menyebut salah satu tanaman yang dipamerkan memiliki harga mencapai Rp300 juta.
Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut. Ia menilai kegiatan ini dapat mendorong masyarakat mengembangkan kreativitas dan keterampilan dalam bidang tanaman hias.
Asep berharap komunitas dan masyarakat terus mengembangkan kegiatan serupa agar dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkenalkan potensi daerah.
“Kegiatan seperti ini tentu sangat baik. Selain menjadi wadah kreativitas, festival bonsai juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Asep Japar.
Jampangtengah Jadi Pusat Komunitas Bonsai
Komunitas memilih Alun-Alun Jampangtengah sebagai lokasi festival karena wilayah tersebut memiliki banyak pecinta bonsai. Kondisi itu mendorong komunitas untuk menjadikan Jampangtengah sebagai salah satu titik kegiatan dan pertemuan pencinta tanaman hias.
Ketua Rumah Bonsai Sukabumi, Wahyu, mengatakan festival tersebut memberikan kesempatan kepada anggota komunitas untuk menunjukkan hasil perawatan dan kreativitas mereka.
Menurut Wahyu, setiap tanaman membutuhkan proses perawatan yang panjang. Para pecinta bonsai membentuk dan merawat tanaman secara bertahap untuk menghasilkan karakter dan bentuk yang memiliki nilai estetika.
Dorong Pasar Bonsai Sukabumi
Festival Bonsai tidak hanya menghadirkan pameran tanaman. Kegiatan ini juga membuka ruang bagi para pecinta bonsai untuk memperluas jaringan dan mengenalkan karya mereka kepada masyarakat.
Para pelaku bonsai berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap tanaman hias sekaligus membuka peluang pasar bonsai di Kabupaten Sukabumi.
Festival Tanaman Bonsai berlangsung hingga 23 September 2026. Masyarakat dapat mengunjungi Alun-Alun Jampangtengah untuk melihat koleksi bonsai dari berbagai daerah.
(IQBAL BAKAR)














