megaswaranews.com, KOTA BOGOR – Sebanyak 522 pelajar sekolah dasar dari 30 sekolah mengikuti Invitasi Olahraga Tradisional (Ortrad) yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor.
Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan luar GOR Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (16/9/2026). Para pelajar mengikuti berbagai permainan tradisional yang menguji ketangkasan, keseimbangan, kekuatan, dan kerja sama tim.
Panitia menghadirkan sejumlah permainan tradisional, seperti dagongan, térompah panjang, egrang, hadang, hingga sumpitan. Para peserta berlomba sekaligus mengenal kembali permainan yang dahulu kerap dimainkan anak-anak.
Kepala Dispora Kota Bogor Anas S Rasmana mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya mengejar kemenangan dalam perlombaan. Menurutnya, olahraga tradisional juga dapat mendorong anak-anak lebih aktif bergerak.
“Olahraga tradisional juga kita harapkan menjadi sarana aktivitas fisik anak, sekaligus mengurangi waktu mereka dalam menggunakan gawai,” ujar Anas.
Anas menilai perkembangan teknologi ikut mengubah pola aktivitas anak. Anak-anak kini lebih sering menghabiskan waktu dengan perangkat digital sehingga interaksi langsung bersama teman dan lingkungan perlu kembali diperkuat.
Melalui kegiatan tersebut, Dispora Kota Bogor mengajak pelajar menjadikan permainan tradisional sebagai alternatif aktivitas yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.
Selain menggerakkan tubuh, permainan seperti dagongan, térompah panjang, egrang, dan hadang juga mendorong peserta membangun kerja sama, konsentrasi, serta sportivitas.
Dispora Kota Bogor berharap kegiatan olahraga tradisional dapat terus mengenalkan permainan warisan budaya kepada generasi muda. Dengan begitu, anak-anak tidak hanya mengenal permainan berbasis teknologi, tetapi juga memahami permainan tradisional yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. (cevi)















