megaswaranews.com, LEUWILIANG KAB BOGOR – Pemerintah Desa Cibeber 1, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar fogging di sejumlah permukiman warga untuk mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Petugas melakukan pengasapan di sejumlah titik permukiman warga pada Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut menyasar dua dusun dengan total delapan RT dan tiga RW.
Pemdes Cibeber 1 menggelar fogging sebagai langkah antisipasi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi salah satu penyebab penularan DBD. Kegiatan ini juga merespons kekhawatiran warga terhadap potensi penyebaran penyakit di lingkungan permukiman.
Petugas menyemprotkan asap insektisida ke sejumlah lokasi yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Wilayah yang menjadi sasaran antara lain Kampung Warnasari Barat dan Kampung Hegarsari.
Staf Desa Cibeber 1, Rahman Amanulhak, mengatakan kegiatan fogging menjadi salah satu upaya pemerintah desa untuk menekan potensi penyebaran DBD di lingkungan masyarakat.
Kepala Dusun 1, Uyu Wahyudin, juga mengimbau warga ikut menjaga kebersihan lingkungan setelah pelaksanaan fogging.
Warga menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap pengasapan dapat membantu mengurangi populasi nyamuk penyebab DBD di sekitar permukiman.
Selain menggelar fogging, pemerintah desa mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan pengasapan dalam mencegah DBD. Warga perlu menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), terutama dengan menguras, menutup, dan mendaur ulang atau membuang barang yang dapat menjadi tempat penampungan air.
Pemerintah Desa Cibeber 1 menilai pencegahan DBD membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Dengan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin, warga diharapkan dapat menekan potensi berkembang biaknya nyamuk dan mencegah penyebaran DBD.
(mande)















