megaswaranews.com, KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Desa Ciadeg menetapkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih setelah mayoritas sumur warga mengering akibat musim kemarau. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Pemerintah desa mencatat hanya dua dari 14 RW yang masih memiliki pasokan air sumur. Menyikapi kondisi itu, pemerintah desa menggandeng BPBD Kabupaten Bogor untuk menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki. Petugas memprioritaskan distribusi ke RW 13 yang mengalami kekeringan paling parah.
Kepala Desa Ciadeg, Wahyu Rahayu, mengatakan pemerintah desa terus mendata warga terdampak dan berkoordinasi dengan BPBD agar bantuan air bersih tepat sasaran.
“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor untuk memastikan distribusi air bersih berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Prioritas bantuan diberikan kepada wilayah yang mengalami kekeringan paling parah, khususnya RW 13,” ujar Wahyu Rahayu.
Selain menyalurkan bantuan, Pemerintah Desa Ciadeg mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak hingga kondisi sumber air kembali normal.
(Wawan)














