megaswaranews.com, gunung sindur – Sebanyak 17 narapidana kasus terorisme di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Gunung Sindur,Kabupaten Bogor, mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan dan deradikalisasi bagi warga binaan.
Para narapidana berasal dari berbagai daerah. Mereka mengenakan pakaian bernuansa merah putih dan membacakan ikrar di hadapan perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Densus 88 Antiteror Polri, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, TNI, Polri, serta jajaran Lapas Gunung Sindur.
Melalui ikrar tersebut, para narapidana menyatakan komitmen untuk setia kepada NKRI serta meninggalkan paham kekerasan dan ideologi terorisme.
Usai pembacaan ikrar, mereka mengikuti penghormatan kepada Bendera Merah Putih dan mencium bendera sebagai simbol kecintaan kepada negara.
Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, Wahyu Indarto, mengatakan ikrar NKRI merupakan bagian dari proses pembinaan dan deradikalisasi agar warga binaan dapat kembali berintegrasi dengan masyarakat serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, hasil pembinaan juga dapat menjadi salah satu syarat pemenuhan hak-hak pemasyarakatan bagi narapidana yang telah memenuhi ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan.
(suhanda)















