megaswaranews.com, DRAMAGA, KABUPATEN BOGOR — Setiap kali langit mulai gelap dan awan mendung menutupi langit, kekhawatiran selalu menyelimuti hati Yanuarsih. Warga Kampung Cikarawang, RT 01/RW 06, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga ini tak pernah benar-benar merasa tenang sejak dapur dan sebagian rumahnya hancur tertimbun longsoran tanah penahan tanah (TPT). Kamis (29/10/2026)
Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman untuk beristirahat, kini justru menjadi sumber kekhawatiran yang tak kunjung usai.
Cerita Panjang di Balik Rumah yang Terus Tergerus Tanah
Kisah ini bukanlah hal yang baru bagi Yanuarsih dan keluarganya. Sekitar enam tahun lalu, dapur rumahnya pernah longsor akibat pergeseran tanah. Saat itu, ia sempat bernapas lega karena mendapat bantuan dan dapat memperbaiki bangunannya seadanya. Namun alam seakan belum selesai menyapa, beberapa tahun kemudian longsor kembali terjadi di lokasi yang sama — dan kali ini dampaknya jauh lebih parah.
Tidak hanya dapur yang rusak, namun kamar dan kamar mandi juga ikut terdampak hingga kondisinya tidak lagi layak digunakan.
“Kamar mandi sudah tidak bisa dipakai sama sekali. Kalau mau ke kamar mandi, saya harus menumpang ke rumah tetangga. Setiap kali hujan turun, air langsung masuk ke kamar dan dapur. Rumah ini jadi kebanjiran. Saya dan anak bungsu yang tinggal di rumah ini hanya bisa pasrah menunggu hujan reda,” ungkap Yanuarsih dengan nada sedih.
Berjuang Sendiri Mencari Solusi
Selama ini, Yanuarsih tidak tinggal diam. Ia sudah melaporkan kondisi rumahnya kepada pihak RT, RW, hingga Pemerintah Desa. Kepala Desa memang telah memberikan bantuan berupa batu hebel dan semen, sementara Dinas Sosial memberikan bantuan terpal. Namun kerusakan yang terjadi cukup luas dan mendasar, sehingga bantuan tersebut belum cukup untuk membangun kembali rumahnya menjadi tempat tinggal yang aman dan layak.
“Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang sudah diberikan. Tapi kerusakannya terlalu besar. Yang saya butuhkan sebenarnya adalah bantuan rehabilitasi rumah yang lebih menyeluruh, agar saya tidak perlu takut lagi setiap kali hujan turun,” tambahnya.
Angin Segar dari Kunjungan Anggota Dewan
Harapan baru mulai terbit ketika Anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan IV, Azwar Anas, melakukan kunjungan langsung ke kediamannya. Politisi muda dari Fraksi Partai Nasdem ini datang untuk melihat secara langsung kondisi rumah Yanuarsih yang terancam bahaya tersebut.
Azwar Anas menyimak cerita keluh kesah warga dengan saksama dan berkomitmen untuk mengawal permasalahan ini hingga mendapatkan solusi yang tepat.
“Saya sangat bersyukur sekali bisa dikunjungi oleh Pak Dewan Azwar Anas. Beliau masih muda, tapi hatinya sangat peduli pada masyarakat kecil seperti saya. Semoga lewat bantuan dan perjuangan beliau, rumah saya ini bisa segera dibangun kembali. Saya ingin tidur nyenyak tanpa harus was-was kalau hujan turun. Cukup itu harapan saya — punya rumah yang aman untuk saya dan anak saya tempati,” ucap Yanuarsih matanya berkaca-kaca penuh harap.
Semoga perjuangan Yanuarsih dan keluarga segera mendapatkan solusi terbaik. Rumah yang aman dan nyaman adalah hak setiap warga, dan bantuan yang tepat waktu serta tepat sasaran adalah kebutuhan yang mendesak bagi mereka yang rumahnya sudah tidak layak lagi untuk dihuni. (manabd)















