megaswaranews.com, CIOMAS, KABUPATEN BOGOR — Bantuan keuangan khusus akselerasi pembangunan pedesaan tahun 2026 salah satunya diperuntukkan bagi pembangunan Program Dayeuh Pajajaran di wilayah RW 03, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Pengerjaan program ini mulai dilaksanakan pada Senin (26/10/2026), sekaligus menjadi awal pembangunan kawasan Dayeuh Pajajaran yang dicanangkan pemerintah desa setempat.
Ketua RW 03, Asep Saefulloh, menyampaikan bahwa terpilihnya wilayahnya sebagai lokasi Program Dayeuh Pajajaran merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijaga bersama.
“Alhamdulillah, saat ini pembangunan dan penataan wilayah sedang dikerjakan oleh Pemerintah Desa Mekarjaya, tepatnya di wilayah RW 03. Kami berharap program ini bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain, dan tentunya bermanfaat bagi seluruh warga serta dapat meningkatkan pamor Desa Mekarjaya, khususnya di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Bupati, dan Wakil Bupati Bogor atas perhatian dan dukungan program yang telah digulirkan ke wilayahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Teknis, Sidik, menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Mekarjaya telah menyusun konsep pembangunan yang mengedepankan estetika, kerapian, dan kenyamanan lingkungan bagi warga.
“Seiring berkembangnya program serupa di sejumlah wilayah lain, pihak desa berkomitmen menciptakan hasil pembangunan yang menjadi unggulan di Kabupaten Bogor. Konsep tersebut mengikuti arahan dari tingkat kecamatan, kabupaten, maupun provinsi, namun tetap disesuaikan dengan kondisi lapangan dan potensi wilayah setempat,” tambahnya.
Dalam perencanaannya, akan dibangun pagar dengan desain khas, gazebo sebagai tempat berkumpul warga, serta gapura utama sebagai penanda kawasan Dayeuh Pajajaran. Berbeda dengan desain pada umumnya, pihak perencana memilih bentuk bangunan yang lebih unik, dilengkapi dengan penataan tanaman hias di sepanjang jalur kawasan.
“Di dalam kawasan juga akan disiapkan titik-titik swafoto yang menarik bagi pengunjung. Pekerjaan teknis keseluruhan dipercayakan kepada saya selaku penanggung jawab teknis di lokasi,” tegas Sidik.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, pihak Ketua RW juga menyoroti pentingnya pengawasan dan perawatan pasca-pelaksanaan proyek agar fasilitas yang dibangun tidak cepat rusak. Pihaknya berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Mekarjaya untuk menyusun model perawatan yang tepat, salah satunya adalah pembentukan tim swadaya masyarakat yang bertugas menjaga dan merawat kawasan secara berkelanjutan.
“Setelah program ini selesai, bagaimana pengawasannya agar tidak cepat rusak? Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak desa, apakah akan dibentuk tim swadaya atau model perawatan lainnya,” jelas Ketua RW.
Pemerintah Desa Mekarjaya menyambut baik rencana tersebut dan akan segera membahas skema pengelolaan bersama warga RW 03. Harapannya, kawasan Dayeuh Pajajaran nantinya tidak hanya menjadi tempat yang nyaman bagi warga, tetapi juga menjadi daya tarik wisata lokal yang dapat mendukung perekonomian masyarakat setempat, serta benar-benar menjadi teladan bagi desa-desa lain di Kabupaten Bogor. (manabd)














