megaswaranews.com, GUNUNG SINDUR, KABUPATEN BOGOR – Tim gabungan menggelar razia dan tes urine secara acak di Lapas Khusus Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu malam, 23 September 2026. Petugas menyasar narapidana dan pegawai untuk mencegah penyalahgunaan serta peredaran narkoba di dalam lapas.
Sebanyak 86 narapidana dan 36 pegawai Lapas Khusus Gunung Sindur mengikuti tes urine dalam razia tersebut.
Petugas Lapas Khusus Gunung Sindur menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, TNI, Polri, dan Brimob Polda Jawa Barat untuk menggelar razia gabungan.
Petugas mengambil sampel urine dari 86 narapidana secara acak. Mereka mengambil satu perwakilan dari setiap kamar hunian. Petugas juga memeriksa urine 36 pegawai Lapas Khusus Gunung Sindur.
Kepala Lapas Khusus Gunung Sindur, Wahyu Indarto, mengatakan seluruh hasil tes urine menunjukkan hasil negatif narkoba.
“Sebanyak 86 warga binaan yang kita ambil secara acak setiap kamar, perwakilan satu orang untuk diambil tes urine. Kami juga melakukan pemeriksaan tes urine terhadap 36 pegawai. Hasilnya negatif,” kata Wahyu.
Setelah mengambil sampel urine, tim gabungan menggeledah kamar hunian narapidana. Petugas menemukan sejumlah barang yang tidak boleh berada di dalam kamar.
Kepala BNN Kabupaten Bogor, Kombes Pol Agung Cahyono, mengatakan pihaknya mengikuti razia tersebut atas permintaan Kepala Lapas Khusus Gunung Sindur.
“Razia gabungan atas permintaan dari Bapak Kalapas. Alhamdulillah, sudah ada beberapa barang yang diamankan untuk tidak ada di dalam lapas,” ujar Agung.
Selain mencari barang terlarang, petugas juga mengawasi penggunaan telepon genggam di kamar hunian. Mereka memeriksa barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.
Wahyu mengatakan razia mendadak dan tes urine menjadi bagian dari program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program tersebut melibatkan sejumlah instansi untuk memperkuat pengawasan di lingkungan lapas.
Hasil tes urine terhadap 86 narapidana dan 36 pegawai menunjukkan seluruhnya negatif narkoba.
Petugas akan terus menggelar razia serupa untuk mencegah masuknya narkoba dan barang terlarang serta menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Khusus Gunung Sindur.
(suhanda)















