megaswaranews.com, CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR — Ratusan warga bersama unsur Muspika Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar salat istisqa dan doa bersama. Mereka memanjatkan doa agar hujan segera turun setelah wilayah tersebut dilanda musim kemarau selama hampir dua bulan.
Warga, para kepala desa, dan Muspika Kecamatan Cibungbulang melaksanakan salat istisqa di halaman Kantor Kecamatan Cibungbulang pada Selasa pagi.
Warga menggelar salat istisqa sebagai ikhtiar untuk memohon turunnya hujan. Kemarau berkepanjangan mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Cibungbulang.
Sejumlah sumber air warga mulai mengalami penurunan debit. Kondisi tersebut terjadi pada sumber mata air, saluran air, hingga sumur yang selama ini menjadi andalan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Keterbatasan air paling dirasakan warga di sejumlah desa. Mereka mulai menghemat penggunaan air untuk berbagai kebutuhan rumah tangga.
Camat Cibungbulang Agung Surachman Ali mengatakan, pelaksanaan salat istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat di tengah kondisi kemarau yang berlangsung cukup lama.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Cibungbulang Abdul Latif mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan meningkatkan ikhtiar menghadapi dampak musim kemarau.
Usai melaksanakan salat, imam bersama jamaah membalikkan surban sebagai bagian dari rangkaian salat istisqa. Jamaah kemudian memanjatkan doa agar hujan segera turun, khususnya di wilayah Bogor.
Warga berharap hujan segera mengguyur wilayah Cibungbulang sehingga sumber air kembali terisi dan ketersediaan air bersih dapat mencukupi kebutuhan masyarakat.
Selain menjadi bentuk ikhtiar keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama menghadapi dampak kemarau yang mulai memengaruhi aktivitas sehari-hari.
(mande)















