megaswaranews.com, SUKABUMI — Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kampung Cimahi Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, bernama Ida, dilaporkan hilang kontak dengan keluarganya selama sekitar dua tahun.
Ida terakhir diketahui bekerja di Dammam, Arab Saudi. Keluarga kehilangan komunikasi dengannya setelah Ida menyelesaikan kontrak kerja dan keluar dari rumah majikannya pada 2025.
Suami Ida, Amir Mahmud, mengatakan istrinya berangkat ke Arab Saudi pada awal Januari 2023 melalui seorang sponsor dengan menggunakan visa kerja. Selama menjalani kontrak kerja, komunikasi Ida dengan keluarga di Sukabumi berjalan normal.
Namun, komunikasi terputus setelah Ida menyelesaikan masa kontraknya.
“Awalnya komunikasi normal selama bekerja. Tapi setelah selesai kontrak dan keluar dari rumah majikannya, sampai sekarang sudah dua tahun tidak ada kabar sama sekali,” kata Amir.
Amir mengaku telah berusaha mencari keberadaan istrinya melalui berbagai cara. Ia juga mencoba menghubungi sponsor yang memberangkatkan Ida ke Arab Saudi.
Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Amir menyebut keberadaan sponsor yang memberangkatkan istrinya juga tidak lagi diketahui sehingga keluarga kesulitan mendapatkan informasi mengenai keberadaan Ida.
Hilangnya komunikasi dengan Ida menjadi beban bagi keluarga di Sukabumi. Ida meninggalkan dua anak yang kini menjalani kehidupan tanpa kehadiran sang ibu.
Sementara itu, Amir bekerja sebagai buruh serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap berharap dapat memperoleh kabar mengenai keberadaan istrinya.
Keluarga kini meminta bantuan pemerintah, khususnya instansi yang memiliki kewenangan dalam perlindungan pekerja migran Indonesia, untuk menelusuri keberadaan Ida.
Keluarga juga berharap pemerintah dapat membantu memastikan kondisi Ida sekaligus memfasilitasi kepulangannya ke Indonesia apabila keberadaannya berhasil ditemukan.
Hingga kini, keluarga masih menunggu kabar dan berharap Ida dapat segera ditemukan serta kembali berkumpul bersama keluarga di Sukabumi.
(Muhammad Ujang Heryaman)















