megaswaranews.com — Apel kaya akan serat, vitamin C, kalium, dan antioksidan seperti kuersetin, katekin, serta asam klorogenat. Sebagian besar nutrisi dan antioksidan justru ada di kulitnya, jadi sebaiknya dimakan bersama kulitnya setelah dicuci bersih. Jum’at, (11/9/2026).
Mengkonsumsi buah apel dinilai dapat menjaga kesehatan jantung. Serat larut (pektin) membantu menurunkan kolesterol jahat. Kalium dan antioksidan juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil serta mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Selain itu, Apel juga mampu melancarkan pencernaan, dari kandungan serat tinggi membantu buang air besar lancar, mencegah sembelit, dan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus.
Indeks glikemik rendah. Serat dan polifenol memperlambat penyerapan gula, sehingga kadar gula darah tetap terjaga aman dikonsumsi penderita diabetes jika dalam porsi wajar.
Rendah kalori, kaya air dan serat membuat kenyang lebih lama, cocok sebagai camilan sehat saat diet. Apel juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan Vitamin C dan senyawa antioksidan membantu melawan radikal bebas serta mencegah infeksi.
Antioksidan melindungi sel saraf dari kerusakan, dipercaya menurunkan risiko penurunan daya ingat serta penyakit Alzheimer. Apel melindungi dari Risiko Kanker dengan Kandungan antioksidan tinggi dipercaya membantu menurunkan risiko kanker paru-paru, usus besar, dan payudara.
Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi Mengandung senyawa yang membantu kepadatan tulang; mengunyah apel juga membantu membersihkan gigi dan menyegarkan napas.
Saran Konsumsi, yaiti apel bisa dimakan bersama kulitnya (cuci bersih dulu) atau bisa dimakan langsung, dibuat irisan, atau dicampur ke salad, serta tidak disarankan dikupas karena nutrisi banyak hilang. Waktu baik, yakni pagi hari, karena pektin sangat membantu pencernaan
“Satu apel sehari, tak perlu sering ke dokter” pepatah ini memang berdasar, karena rutin makan apel mendukung tubuh tetap sehat dan bugar. (Lison A.P)















