megaswaranewa.com, SUKABUMI – Terpilihnya Hj. Resna Oktaviana sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sukabumi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IV Hanura menjadi momentum konsolidasi sekaligus upaya mengembalikan kekuatan partai menjelang kontestasi politik mendatang.
Mengusung visi “Hanura Kabupaten Sukabumi yang Solid, Berdaya, dan Menang untuk Kesejahteraan Rakyat”, Resna menegaskan fokus utama kepemimpinannya bukan hanya memperkuat struktur partai, tetapi juga mengembalikan kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata di tengah berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Menurut Resna, tantangan terbesar Hanura saat ini adalah membangun kembali kekuatan partai dari bawah serta memenangkan hati rakyat.
“Hanura saat ini seperti lahir kembali. Tantangan kami adalah memenangkan hati rakyat dan membuktikan bahwa partai hadir untuk masyarakat,” ujarnya usai terpilih sebagai Ketua DPC Hanura Kabupaten Sukabumi, Jumat (31/7/2026).

Resna menyiapkan tiga agenda utama, yakni memperkuat soliditas kader dari tingkat DPC hingga ranting, memperluas kaderisasi melalui pelibatan anak muda dan perempuan, serta menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Isu pemberdayaan perempuan juga menjadi salah satu perhatian utama. Menurutnya, perempuan memiliki kekuatan merangkul berbagai kelompok masyarakat dan berperan penting dalam memperkuat basis partai.
Selain itu, Hanura di bawah kepemimpinannya akan lebih fokus pada persoalan yang dirasakan langsung masyarakat seperti lapangan kerja, harga kebutuhan pokok, pendidikan, hingga penguatan sektor UMKM dan pertanian.
Untuk mewujudkan target tersebut, Hanura akan membentuk “Tim Pengabdian Hanura” di setiap wilayah sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat sekaligus sarana menyerap aspirasi warga.

Di internal partai, Resna menargetkan penguatan mesin politik melalui pembaruan data pemilih, konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah, serta penyiapan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS).
Meski tidak memasang target berlebihan, Hanura Kabupaten Sukabumi menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu 2029 sebagai langkah awal mengembalikan eksistensi partai di daerah.
“Kita bekerja dapil per dapil. Yang penting kader solid, program berjalan, dan masyarakat merasakan manfaat kehadiran Hanura,” katanya.
Muscab IV Hanura Kabupaten Sukabumi sendiri menjadi titik awal kepemimpinan baru yang membawa semangat kebangkitan partai.
Di tengah persaingan politik yang semakin ketat, Hanura mencoba mengambil jalur berbeda dengan mengedepankan kerja sosial, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kader sebagai modal utama merebut kembali kepercayaan publik. (EKA SETIA)















