megaswaranews.com, Kulonprogo – Di usia yang masih 14 tahun, Gisela Renata Putri Atmaja mulai menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu atlet muda taekwondo potensial asal Kabupaten Kulon Progo. Berbagai prestasi berhasil diraihnya, mulai dari tingkat daerah hingga kejuaraan internasional.
Siswi SMP Negeri 3 Sentolo yang berasal dari Gunung Gempal, Giripeni, Wates itu mengaku mulai mengenal taekwondo sejak kelas 3 sekolah dasar karena ajakan teman.
“Awalnya hanya ikut teman latihan, tetapi lama-lama jadi suka dan ingin serius menekuni taekwondo,” ujar Gisela.
Putri pasangan Fibriadhi Tri Atmaja dan Pipiet Andriani Puspitorini tersebut mengawali pembinaan di Dojang West Warriors Taekwondo bersama Master Zuharsono Ashari. Perkembangannya yang cukup pesat membawanya bergabung dalam program Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab) Taekwondo Indonesia Kulon Progo.
Sepanjang 2026, Gisela berhasil mengoleksi sejumlah prestasi. Ia meraih medali perunggu POPDA DIY 2026 pada nomor Kyorugi kelas Under 55 kilogram putri, medali perak Sleman Battle Arena 2026, serta medali emas International Gelora Taekwondo Championship 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta.
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi TI Kulon Progo, Master Hardianto Budi Darmo, menilai Gisela memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi atlet berprestasi.
“Gisela memiliki disiplin yang baik, rajin berlatih, dan mempunyai motivasi kuat untuk terus berkembang. Potensinya sangat bagus untuk masa depan,” katanya.
Saat ini, Gisela menjalani latihan rutin enam kali dalam sepekan sebagai bagian dari persiapan menghadapi POPDA DIY 2027.
“Ingin terus berprestasi dan semoga bisa tampil di kejuaraan nasional hingga internasional,” ujar Gisela. (Wurdam)















